Sabtu, 08 Oktober 2011

Petikan kisah pelantikan DKM At-Taqwa


Alkisah...terdamparlah akhwat-akhwat sholeha, lutu dan imut kedalam seribu-satu kisah DKMA. Dongeng ini dipersembahkan khusus untuk sahabat-sahabat ku yang kini jauh terpisah ruang dan waktu (weleh...weleh...hihiyy).

Jreng..jreng...

Waktu itu...OSIS dan segenap civitas sekolah mengadakan kegiatan di luar area belajar mengajar, semacam camping gitu lah...sekaligus diadakannya pelantikan anggota tiap ekstrakurikuler (ekskul). Saya lupa nama tempatnya kawan, gunung pokona mah. Begitu berkesan. Bener deh...

Suatu malam, segenap panitia (pengurus DKMA) mengadakan jurit malam. Para peserta calon anggota DKMA wajib mengikuti sesi tersebut. Para peserta dibagi kedalam beberapa kelompok kecil. Mata sayu karena kantuk terpaksa harus dibuka lebar-lebar demi terlaksananya kegiatan ini dengan baik. Peserta menelusuri lorong, bukit, dan lembah pegunungan di tengah malam (rada lebay bahasanya, hehee). Kami mendatangi beberapa pos yang sudah diisi oleh panitia. Tibalah kami di pos terakhir, pos tersebut berisi muatan simulasi pembuatan proposal. Panitia menginstruksikan beberapa hal terkait pembuatan proposal kegiatan. Pembagian jobdesk pun segera dilakukan. Saya (Aish) dan partner kerja (Nina) menjadi ‘para pencari dana’. Banyak sponsor (kang Uwa, kang Cecep, n lupa) yang bersedia menyodorkan dana besar untuk kegiatan yang kami ajukan. Tapi, hff...PENIPUAN merajalela...!!! ternyata dana yang kami peroleh adalah dana PALSU. Sehingga kami terjebak dalam sindikat uang PALSU. Ditengah ketidaktahuan kami, tiba-tiba seorang polisi mengejar-ngejar kami  -yang katanya- kami itu bersalah karena telah mengedarkan uang PALSU, hahaaa.kocak. Akhirnya kami pun masuk penjara  (Aish, Nina, Echi, Ucup, dan ga tahu siapa lagi, lupa). Wakkakkkaa. Kalo yang jadi polisinya itu siapa ya? Lupa. Kocak lah...

Setelah simulasi tersebut selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sholat tahajud berjamaah. Ikhwan dan akhwat berbaris rapi dalam shaffnya masing-masing. Ditengah kekhusyu-an kami, bayangkan...!!! hff, di pojok mesjid ada seseorang yaaang.....NGOROK.....haahhaa. Keras pisan laahhh eta mah, sampe-sampe, saya dan teman disamping (Ayu atau Hikma ya??lupa) pada  waktu sujud itu malah saling melirik sambil ketawa (sambil sujud loohh...). ngga kebayang. Wakakkk. Teruuusss….pas udah salam tuh, eh...ternyata ada akhwat yang ngga ikut salam loh, malah terus asyik dengan sujud panjangnya, daaaan ternyataaaa…. dia TERTIDUR PULAS, hahaaa…aku langsung kebelakang ngga kuat pengen ketawa, afwan ya ukhti^^.piss!!. kalo ikhwan mah meni asyik dengan dzikirnya, meni tararungkul wae, membungkuk 45 derajat lah eta mah, tapi anehnya makin lama malah makin ‘tungkul’ merunduk tawadhu, sudutnya makin lancip, 60 derajat mungkin, sigana mah sami mawon sareng akhwat, ‘TELER’ juga. haduuuhh masa-masa polos yang paling menggemaskan.

Begitulah segores kisah lucu masa-masa dulu...
8.06 PM
Saat ku merindumu sahabatku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar