Sabtu, 13 Oktober 2012

Bintang Sirius di Ufuk Oktober



Tak terasa…
Kini usiaku tak lagi “bayi kecil” yang mendekap sayup dipangkuan sang bunda, usiaku tak lagi “kanak-kanak” yang mengeja kebahagiaan di loteng-loteng suci, usiaku tak lagi “remaja” yang mencari makna kesejatian diri. Tak lagi…
Tapi, kini ku harus bertanggungjawab atas hempasan waktu yang dianugerahkan-Nya untukku dalam mengarungi jalanan hidup sebatas usia.
Kematangan raga harus disertai kematangan jiwa.  Kematangan intelektual harus disertai kematangan emosional. Kematangan pribadi harus disertai kematangan sosial. Kematangan pandangan harus disertai kematangan pendengaran…
Kematangan…!!
Ya Rabb, kugoreskan sebaris mutiara hati yang tercecer di pintu langit-Mu. Kumohonkan agar Engkau mengaruniakan kekuatan pada raga ini yang mulai terkulai lemah tiada daya. Aku ingin seonggok amal ditengah puing-puing usiaku bermakna di sisi-Mu.
Sirius…
Bintang yang terlihat paling terang dari bumi…kadang jika bintang lain tertutup awan…hanya dia yang bisa terlihat…
Aku ingin menjadi seperti Sirius…
Seburuk apapun cuaca diatas sana…dia tetap bersinar terang…
Tapi kata para ahli, bintang yang sangat terang itu memancarkan energi yang sangat besar pula, sehingga memperpendek umurnya, hmmm…
Bagaimana nanti aku akan dikenang…?
Bagaimana nanti aku akan dikenang oleh sahabatku?
Bagaimana nanti aku akan dikenang oleh saudara-saudaraku?
Bagaimana nanti aku akan dikenang oleh orangtuaku?
Entahlah…
Kita tak akan pernah tahu hingga saatnya tiba…
Kawan, mari selami waktu dengan penuh cinta…
Jangan siakan sedetikpun tanpa memuaskan ingin-Nya…
waktu bergulir begitu singkat, sesingkat cahaya matahari terpancar ke bumi…sesingkat Sirius berotasi di pusarannya…sesingkat rembulan membentuk sabitnya…sesingkat usiaku memutar roda kehidupan…
Helaan nafas yang masih tersisa, jadikan bak permadani yang siap mengantar terbang menuju awan…
Lilin-lilin kecil pun kan bersinar memberikan kekuatannya untuk menerangi balok empat dimensi. Dan…dipojok sejarah akan tergores nama indahmu…
Akankah menjadi Sirius?
. . . . .
Green house
Sekeloa, 13 Oktober 2012
Memintal benang hikmah, kala usia di ufuk Oktober
)(Aish)(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar