Kamis, 26 April 2012

You Make Me Feel “LOVE”

Cinta?? Apa yaa…
Definisi cinta menurut Ibnu Qayyim Al-jauziyyah dalam bukunya Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu, serta menurut Imam Al-Ghazali:
CINTA
o   Kasih sayang (al mahabbah)
o   Kecenderungan jiwa pada sesuatu (al hawa)
o   Kerinduan (ash shawab)
o   Penghambaan (at tatayyum)
o   Kecenderungan tabiat kepada sesuatu yang menyenangkan (al hubb)
o   Kecenderungan yang semakin kuat/rindu (al isyq)

Sejarah adalah catatan keajaiban. Tapi CINTA adalah saat kegilaan jiwa. Begitu kamu gila, energimu berlipat-lipat lalu membulat, mendidih bagai kawah yang siap meledak dan membakar semua yang ada disekelilingmu. Begitu energimu meledak, keajaiban tercipta”. (Ust. M. Anis Matta)

Pada waktu saya mentoring pemula di SMA, materi yang disodorkan pun tentang manajemen CINTA. Haahaaa…tidak ada habisnya kalau berbincang tentang hal itu.
Jika tengah jatuh cinta, maka mendadak jadi pujangga yang pandai merangkai kata. Kata yang dirangkai pun sesuai dengan profesi yang digelutinya, seperti ini:

>anak kimia<
“Waktu ku tulis surat ini, aku sedang menyelesaikan run-ku yang ke-22. Entahlah, kala memandang kukus jenuh yang mengepul manja hingga terbirit malu meninggalkan boiler, aku melihat bayangmu di sana. Bayangan syahdu, sendu yang dihiasi dengan senyum continuous yang meneduhkan. Namun dibalik keteduhan itu terdapat cahaya yang sanggup memancarkan berjoule-joule energi untuk menggerakkan turbin hatiku”.

>anak kedokteran<
“Gambaran radiografi inginmu non visualized, harapanmu tak terdeteksi dengan USG, CTScan kemauanmu tak bisa diinterpretasi, anganmu tak terbaca di lembaran elektrokardiogram. Jelaskan dengan apa harus ku tegakkan diagnosa cintamu?”.

>anak astronomi<
“Walau jarak kita bagai matahari dan pluto saat aphelium, amplitudo gelombang hatimu berinterferensi dengan hatiku”.

>anak biologi<
“Lilitan hatiku kau buka dengan enzim helikase, dan kau jaga kumparannya dengan Singel Strand Binding protein, sehingga untai leading cintaku bereplikasi dengan kontinyu, kemudian kau perpanjang dengan enzim DNA polymerase, dan kau ikat erat cintaku dengan enzim ligase”.

Hahaaa…gombalan anak biologi saya buat karena terinspirasi mata kuliah Biosel. Begitulah cinta. Gombal dirasa, tapi tak kuasa atasnya.

“CINTA itu seperti kilat: Anda tidak dapat mengatakan dimana akan menyambar  sampai mereka sudah turun lebih dahulu dan anda tidak sempat menghindar…” (Anonimous).

kenapa cinta?
(puisi 08.35 wib 10Nov’11)


Cinta....
Dibuai karenanya, hanyut....ke lembah telaga kehausan
Kerinduan cinta memang tak ada duanya
Membuat hati tersayat kepayahan jika cinta tak kunjung berbalas
Pun membuat  hati terbang tinggi ke angkasa keindahan dan kemanisan jika cinta bersemayam dengannya yang dicinta...

Cinta...
Tak ada sesuap nasi yang mengalir kedalam usus jika bukan karenanya
Tak ada nyanyian bertema cinta jika hati tak mencinta
Tak ada keringat yang mengalir deras jika bukan karena untuknya yang dicinta
Cukup cinta...

Cinta adalah nikmat dari Allah yang membuat dunia menjadi tiada bertepi. Seindah indahnya cinta adalah cinta kepada penggenggam alam semesta, kepada yang Maha Mencinta yang tiada pernah terputus cinta-Nya, kekal cinta-Nya. Dialah Allah.

You make me feel…You make me real…
23.12 wib
pondok kaca-2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar