Menatap
gejolak yg meluap dan menghanguskan serta meluluhlantakkan dunia islam, ada
yang harus dilakukan…
Menyimak
kedzoliman dan penindasan yg menimpa dan mencengkram dunia islam, ada yang
harus dikerjakan…
Bukan semata merenung…kemudian meneteskan air mata…
Bukan semata merenung…kemudian meneteskan air mata…
Bukan
semata menjerit atau bertakbir…namun tiada yang dilakukan...
Adalah
menyiapkan diri…menjadi anak panah-anak panah yang siap dilepaskan...atau
peluru-peluru yang siap ditembakkan... atau tombak-tombak yang siap
dilontarkan...atau pedang-pedang yang siap diayunkan..
Menyadari
keangkuhan…dan kesombongan yang mengangkangi dan menindas dunia islam...ada
yang harus disiapkan..
Keikhlasan
diri..,kebulatan tekad..,kekuatan jasad..,dan keteguhan materi..
Menyikapi kehancuran yang melanda dunia islam ditengah
kelesuan, kelemahan dan tidur panjang umat islam...
Langkah yang dilakukan harus penuh kesungguhan...
Bukan semata bicara panjang lebar tanpa kerja yang nyata atau semata mengungkapkan kebobrokkan…
Langkah yang dilakukan harus penuh kesungguhan...
Bukan semata bicara panjang lebar tanpa kerja yang nyata atau semata mengungkapkan kebobrokkan…
Namun dengan penuh ragu dan
kecenderungan adalah memantapkan diri bahwa selembar jadwal bukan sekedar
rencana kosong...
bahwa tiap goresan pena adalah kesungguhan dengan keprihatinan...
bahwa kesabaran adalah cambuk untuk menegakkan keadilan..
bahwa tiap goresan pena adalah kesungguhan dengan keprihatinan...
bahwa kesabaran adalah cambuk untuk menegakkan keadilan..
Merenungi
langkah yang bila harus dilakukan untuk masa depan dunia islam, ada yang harus
ditegaskan..
kemantapan
diri…kekuatan azzam…kemurnian asas…dan kejelasan tujuan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar